SURABAYA — Prestasi kembali ditorehkan siswa SD Luqman Al Hakim Surabaya di tingkat internasional dan nasional. Muhammad Reynand Abrisam berhasil meraih Bronze Award pada Hongkong International Mathematical Olympiad (HKIMO) Final Round 2025 yang berlangsung di Hong Kong pada 23–24 Agustus 2026. Di bidang olahraga bela diri, empat siswa SD Luqman Al Hakim juga meraih prestasi dalam Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2026 yang digelar pada 10–13 September 2026 di GOR Kampus C Universitas Airlangga, Surabaya.
Reynand Raih Bronze Award di Hong Kong
Capaian Muhammad Reynand Abrisam menambah deretan prestasi akademik siswa SD Luqman Al Hakim Surabaya di tingkat internasional. Ia berhasil membawa pulang Bronze Award dari ajang Hongkong International Mathematical Olympiad (HKIMO) Final Round 2025 yang diselenggarakan di Hong Kong.
Kompetisi matematika tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menguji kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, serta ketelitian dalam menghadapi soal-soal matematika. Bagi Reynand, capaian tersebut menjadi pengalaman berharga karena ia dapat berkompetisi dalam ajang yang mempertemukan peserta dari berbagai negara.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan potensi siswa di SD Luqman Al Hakim tidak hanya diarahkan pada pembelajaran di ruang kelas. Siswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan minat dan bakatnya, termasuk dalam bidang akademik dan kompetisi.
Baca juga: Wakili Jawa Timur, Naura Nadhifa Sabet Perak OSN 2026
Kepala SD Luqman Al Hakim Surabaya, Ust. Syamsul Alam Jaga, S.Sos.I., S.Pd., M.I.Kom., Gr., mengapresiasi pencapaian yang diraih Reynand. Menurutnya, prestasi siswa merupakan hasil dari proses belajar, latihan, pendampingan, serta dukungan orang tua dan sekolah.
“Setiap prestasi yang diraih anak adalah buah dari proses. Kami bersyukur atas capaian Reynand di ajang internasional ini. Semoga pengalaman tersebut semakin menumbuhkan semangatnya untuk belajar, berani berkompetisi, dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Ust. Syamsul.
Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani mencoba dan memberikan kemampuan terbaik dalam berbagai bidang.

Dari Matematika hingga Tapak Suci, Siswa SD Luqman Al Hakim Torehkan Prestasi
Empat Siswa Sabet Medali Tapak Suci
Prestasi berikutnya datang dari bidang olahraga bela diri. Empat siswa SD Luqman Al Hakim Surabaya berhasil meraih medali dalam Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2026 yang berlangsung pada 10–13 September 2026 di GOR Kampus C Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur.
Dua siswa berhasil meraih medali emas, yakni Shabira Almeera Prasetyo dan Amara Navisha Medina Kurniawan. Sementara itu, Syafrina Azkayra Nugroho dan Abdillah Yusuf Abqory berhasil membawa pulang medali perak.
Empat capaian tersebut menunjukkan keberagaman potensi siswa SD Luqman Al Hakim. Prestasi akademik melalui kompetisi matematika berjalan beriringan dengan pengembangan kemampuan nonakademik melalui olahraga dan bela diri.
Bagi sekolah, capaian tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Siswa juga diarahkan untuk memiliki keberanian, kedisiplinan, ketekunan, sportivitas, dan kemampuan mengembangkan diri melalui berbagai pengalaman.
Baca juga: Tiga Raihan Prestasi Buktikan Komitmen Cetak Generasi Unggul
“Prestasi Reynand maupun empat siswa dalam Tapak Suci menjadi kebanggaan bagi sekolah. Kami melihat bahwa setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Tugas sekolah adalah memberikan ruang, pendampingan, dan motivasi agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal,” kata Ust. Syamsul.
Ia menambahkan, sekolah akan terus mendorong siswa untuk berprestasi dengan tetap menjadikan karakter dan nilai-nilai pendidikan sebagai bagian penting dalam setiap prosesnya.
“Bagi kami, berprestasi adalah jalan dakwah kami. Karena itu, kami ingin setiap pencapaian anak menjadi motivasi untuk terus belajar, memperbaiki diri, sekaligus menginspirasi teman-temannya agar berani berprestasi,” ujarnya.
Rangkaian capaian tersebut menjadi catatan positif bagi keluarga besar SD Luqman Al Hakim Surabaya. Dari matematika hingga Tapak Suci, para siswa menunjukkan bahwa prestasi dapat tumbuh dari ketekunan, latihan, keberanian, serta dukungan lingkungan pendidikan yang memberi ruang bagi setiap anak untuk berkembang.