Oleh: Ustdzh. Risa Hasmaretni, S.T. – Koordinator Akademik 1 SD Luqman Al Hakim Surabaya
Yeay, Alhamdulillah, akhirnya libur sekolah tiba. Setelah hari-hari yang dipenuhi jadwal belajar, tugas, dan berbagai aktivitas, anak-anak mendapatkan waktu untuk beristirahat dan menikmati suasana yang lebih santai. Momen yang sudah sangat dinantikan oleh mereka. Namun, di balik kegembiraan liburan, ada kesempatan berharga yang sering kali terlupakan, yaitu menghadirkan kebersamaan yang lebih bermakna antara orang tua dan anak.
Liburan Bukan Sekadar Jalan-Jalan
Saat saya bertanya kepada anak-anak, “Mau rencana ke mana nih, liburan besok?” Mereka pun langsung berebut menjawab. Ada yang ingin pergi jalan-jalan bersama ayah dan bunda. Ada yang ingin membeli buku untuk menambah koleksi. Ada juga yang ingin bermain bersama teman-temannya.
Begitulah indahnya cara anak-anak membayangkan liburan. Sederhana, penuh antusias, dan penuh harapan. Bagaimana dengan Ayah dan Bunda? Sudah siap mendengarkan cerita dan keinginan ananda tentang liburan kali ini?
Bagi sebagian keluarga, liburan mungkin identik dengan perjalanan, bermain, atau mencoba pengalaman baru. Namun sebenarnya, ada hal yang jauh lebih berharga dari sekadar tempat yang dikunjungi, yaitu waktu yang dihabiskan bersama. Dalam kesibukan sehari-hari, terkadang kita sebagai orang tua tanpa sadar menjalani rutinitas yang cukup padat. Pagi bersiap dengan aktivitas masing-masing, kemudian waktu berjalan begitu cepat hingga kebersamaan dengan anak terasa berlalu begitu saja.
Baca juga: Menulis Kursif Dalam Pusaran Era Digital
Padahal, masa anak-anak tidak akan terulang kembali. Ada masa ketika mereka masih ingin bercerita tentang hal-hal kecil, mengajak bermain, atau sekadar mencari perhatian dari orang tuanya. Liburan bisa menjadi kesempatan untuk kembali hadir lebih dekat. Bukan tentang seberapa mewah kegiatan yang dilakukan, tetapi tentang bagaimana anak merasakan kehadiran orang tuanya.
Mungkin melalui hal sederhana seperti memasak bersama, membaca buku, berjalan santai, bermain permainan keluarga, berkebun, atau mendengarkan cerita mereka tanpa terburu-buru. Hal-hal kecil seperti ini sering kali justru menjadi kenangan yang paling lama tersimpan dalam hati anak. Sebab, bagi anak, perhatian dan kebersamaan sering kali lebih berharga daripada hadiah atau tempat wisata yang mahal.

Liburan Sekolah: Saatnya Menciptakan Momen Bermakna Bersama Anak
Membangun Kedekatan di Tengah Era Digital
Karena bagi anak, yang paling mereka ingat bukan hanya tempat yang pernah mereka datangi, tetapi bagaimana perasaan mereka saat bersama keluarganya.
Apakah mereka merasa didengarkan?
Apakah mereka merasa dihargai?
Apakah mereka merasa bahwa orang tuanya benar-benar menikmati waktu bersama mereka?
Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini layak menjadi bahan refleksi bagi setiap orang tua. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan anak, liburan menjadi waktu yang baik untuk menciptakan keseimbangan. Bukan hanya tentang membatasi gadget, tetapi menghadirkan lebih banyak pengalaman nyata yang membuat anak merasa terhubung dengan keluarga.
Baca juga: Jangan Mudah Melabeli, Setiap Jiwa Sedang Bertumbuh
Dalam keseharian kami di sekolah, kami melihat bahwa anak-anak yang memiliki kedekatan dengan keluarganya cenderung lebih percaya diri, lebih nyaman bercerita, serta lebih siap menjalani proses belajar. Mereka memiliki tempat yang aman untuk berbagi perasaan dan menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam proses tumbuh kembangnya.
Yuk, Ayah dan Bunda, jadikan liburan kali ini bukan hanya sebagai jeda dari sekolah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menumbuhkan kedekatan. Tidak perlu menunggu momen besar untuk menciptakan kenangan indah. Karena terkadang, percakapan sederhana, tawa kecil, dan waktu yang kita berikan hari ini akan menjadi cerita yang paling dirindukan anak di masa depan.
Sebagai keluarga besar sekolah, kami berharap liburan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk bertumbuh, belajar, dan merasakan kasih sayang melalui kebersamaan bersama keluarga. Selamat menikmati liburan. Semoga setiap momen sederhana yang tercipta menjadi kenangan indah dalam perjalanan tumbuh bersama anak-anak tercinta.