Wisuda Tahfidz dan Tahsin Teguhkan Semangat Generasi Qurani. Sebanyak 164 siswa SD Integral Luqman Al Hakim Surabaya mengikuti Wisuda Tahfidz XVII dan Tahsin VII Tahun Pelajaran 2025-2026 yang digelar di Hall Lantai 3 SD Luqman Al Hakim Surabaya, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “My Quran My Light, Bersinar Bersama Kalam Ilahi” ini menjadi bentuk apresiasi sekolah kepada para siswa yang telah menyelesaikan target pembelajaran Al-Qur’an, baik tahsin maupun tahfidz.
Apresiasi Perjuangan Generasi Qur’ani
Wisuda Tahfidz XVII dan Tahsin VII menjadi salah satu program unggulan SD Integral Luqman Al Hakim Surabaya dalam mewujudkan visi sekolah “Excellent With Integral Character”. Program ini sekaligus menjadi bentuk komitmen sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an.
Wisuda tahfidz dan tahsin dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada siswa, motivasi bagi peserta didik lainnya, sekaligus laporan pertanggungjawaban sekolah kepada orang tua terhadap capaian pembelajaran Al-Qur’an siswa. Kepala SD Integral Luqman Al Hakim Surabaya, Ust. Syamsul Alam Jaga, S.Sos.I., S.Pd., M.I.Kom., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan Al-Qur’an merupakan fondasi utama pembentukan karakter anak.
Baca juga: Gebyar Kreativitas Siswa Satukan Karya, Kepedulian, dan Ukhuwah
“Wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk syukur atas proses panjang anak-anak dalam belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an. Kami berharap Al-Qur’an tidak hanya dihafal, tetapi juga menjadi cahaya dalam kehidupan mereka sehari-hari,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan para siswa tidak lepas dari sinergi antara sekolah dan orang tua. Menurutnya, budaya Qur’ani akan tumbuh kuat jika pembiasaan membaca dan menghafal Al-Qur’an juga dijaga di rumah.
Prosesi wisuda berlangsung dalam suasana haru dan penuh kebanggaan. Para siswa tampil percaya diri saat menunjukkan kemampuan bacaan Al-Qur’an dan hafalan mereka di hadapan orang tua dan tamu undangan. Penampilan peserta tahsin dan tahfidz juga menjadi salah satu bagian utama dalam rangkaian acara wisuda. Selain prosesi wisuda, kegiatan juga diisi dengan tilawah dan tarjim, penampilan bacaan Bait Tuhfatul Athfal, persembahan untuk ayah bunda, serta pengumuman wisudawan terbaik.

Wisuda Tahfidz dan Tahsin Teguhkan Semangat Generasi Qurani
Menanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini
Ketua Badan Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya, Ust. Marni Mulyana, Lc., M.Th.I., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sejak usia dini. “Anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an akan tumbuh dengan hati yang lebih lembut, akhlak yang lebih baik, dan memiliki arah hidup yang jelas. Karena itu, tugas kita bukan hanya membuat anak mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mencintai dan mengamalkannya,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi peran orang tua yang terus membersamai proses belajar anak-anak selama mengikuti program tahsin dan tahfidz di sekolah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan Al-Qur’an membutuhkan keteladanan dan dukungan bersama antara rumah dan sekolah.
Baca juga: Family Gathering Kelas 2 Perkuat Sinergi Keluarga dan Sekolah
Kegiatan wisuda tahsin dan tahfidz sendiri merupakan program rutin tahunan SD Integral Luqman Al Hakim Surabaya. Program tahsin dan tahfidz menjadi salah satu ujung tombak implementasi visi-misi sekolah di bidang Al-Qur’an. Adapun peserta wisuda merupakan siswa kelas 1 hingga kelas 6 yang telah lulus tes tahsin meliputi jilid, tajwid, dan gharib, serta tes juziyah tahfidz periode Januari hingga Mei 2026.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di lingkungan sekolah maupun keluarga. Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan langkah awal bagi para siswa untuk terus menjaga hafalan dan memperbaiki bacaan. Sekaligus menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup dalam keseharian mereka.