Home » Tahsinul Quran Ma’a Syeikh, Ikhtiar Cetak Generasi Qur’ani

Tahsinul Quran Ma’a Syeikh, Ikhtiar Cetak Generasi Qur’ani

by admin
Tahsinul Quran Ma’a Syeikh, Ikhtiar Cetak Generasi Qur’ani

SURABAYA — Siswa kelas 5 Reguler SD Integral Luqman Al Hakim Surabaya mengikuti program Tahsinul Quran Ma’a Syeikh di Hall Lantai 3 SD Luqman Al Hakim Surabaya, Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang menghadirkan Syeikh Muhammad Mahdi Al Yamani tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an siswa melalui pendalaman materi tahsin dan talaqqi secara langsung. Mengusung tema “Tilawah yang Benar, Hati yang Bercahaya”, program ini sekaligus diharapkan menumbuhkan semangat siswa untuk memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an.

Memperkuat Program Unggulan Al-Qur’an

Program Tahsinul Quran Ma’a Syeikh berangkat dari komitmen SD Integral Luqman Al Hakim Surabaya untuk menjadikan keunggulan di bidang Al-Qur’an sebagai salah satu bagian penting dalam pencapaian visi dan misi sekolah. Implementasinya dilakukan melalui berbagai program yang berkaitan langsung dengan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, terutama tahsin dan tahfidz.

Tahsin menjadi perhatian penting karena kemampuan membaca Al-Qur’an dengan kaidah yang benar merupakan fondasi sebelum siswa melangkah lebih jauh dalam interaksi dengan Al-Qur’an. Karena itu, sekolah menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berlangsung dalam rutinitas kelas, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa mendapatkan pendalaman materi secara langsung dari seorang syeikh.

Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 07.45 hingga 09.15 WIB tersebut, siswa kelas 5 mendapatkan penyampaian materi sekaligus talaqqi Al-Qur’an yang dibimbing langsung oleh Syeikh Muhammad Mahdi Al Yamani. Ia merupakan salah satu master Al-Qur’an di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya.

Baca juga: Kolaborasi dengan Komite Sekolah Hadirkan Achievement Motivation Training

Ketua Pelaksana Tahsinul Quran Ma’a Syeikh, Zainal Rosyid, S.Pd.I, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi siswa untuk semakin menyadari pentingnya membaca Al-Qur’an secara baik dan benar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam kepada siswa. Mereka tidak hanya mendapatkan materi tahsin, tetapi juga dapat belajar secara langsung melalui talaqqi bersama syeikh. Harapannya, anak-anak semakin termotivasi untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan lebih percaya diri ketika membacanya,” ujar Zainal.

Menurut dia, keterlibatan siswa dalam kegiatan semacam ini juga menjadi bagian dari proses pembiasaan agar Al-Qur’an tidak sekadar menjadi materi pembelajaran, tetapi semakin dekat dengan keseharian mereka.

Tahsinul Quran Ma’a Syeikh, Ikhtiar Cetak Generasi Qur’ani

Tahsinul Quran Ma’a Syeikh, Ikhtiar Cetak Generasi Qur’ani

Dari Bacaan yang Benar Menuju Hati Bercahaya

Kegiatan Tahsinul Quran Ma’a Syeikh tidak berhenti pada penyampaian materi. Interaksi langsung melalui talaqqi menjadi bagian utama untuk memberikan kesempatan kepada siswa memperhatikan dan mempraktikkan bacaan Al-Qur’an dengan lebih baik.

Sebanyak 110 siswa kelas 5 Reguler mengikuti kegiatan sejak pagi. Setelah pembukaan dan arahan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi serta talaqqi Al-Qur’an oleh Syeikh Muhammad Mahdi Al Yamani. Pada penghujung acara, siswa mengikuti refleksi sebelum ditutup dengan doa.

Kepala SD Integral Luqman Al Hakim Surabaya, Ust. Syamsul Alam Jaga, M.I.Kom., menegaskan bahwa pembinaan Al-Qur’an merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari arah pendidikan sekolah. Menurutnya, kemampuan akademik perlu berjalan bersama dengan kedekatan siswa terhadap Al-Qur’an.

Baca juga: Guru SD Luqman Al Hakim Tingkatkan Kompetensi AI Bersama Tim DTI ITS

“Keunggulan dalam bidang Al-Qur’an merupakan salah satu indikator penting dalam visi dan misi sekolah. Karena itu, program tahsin dan tahfidz terus kami kuatkan. Kami ingin anak-anak bukan hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kecintaan dan kedekatan dengan Al-Qur’an dalam kehidupan mereka,” kata Ust. Syamsul.

Ia berharap pengalaman belajar bersama syeikh dapat memberikan kesan yang kuat bagi siswa. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi motivasi agar mereka semakin bersungguh-sungguh memperbaiki bacaan sekaligus membangun rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an.

“Tema ‘Tilawah yang Benar, Hati yang Bercahaya’ menjadi pesan penting bahwa memperbaiki bacaan Al-Qur’an bukan hanya soal kemampuan teknis. Kita berharap dari bacaan yang benar tumbuh kecintaan kepada Al-Qur’an, kemudian tercermin dalam sikap dan karakter anak-anak,” ujarnya.

Tahsinul Quran Ma’a Syeikh menjadi salah satu ikhtiar untuk menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang lebih mendalam, inspiratif, dan bermakna. Sekolah berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat budaya Qur’ani sekaligus mendukung cita-cita membentuk generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.

Leave a Comment