Warning: session_start(): open(/home/cakrudin/tmp/sess_pjdrv7o8i1sj80rmifmf7gpjh1, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/cakrudin/integral.sch.id/ikutan/session.php on line 3

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/cakrudin/integral.sch.id/ikutan/session.php:3) in /home/cakrudin/integral.sch.id/ikutan/session.php on line 3
Gelar Budaya, Pembelajaran Penuh Makna

Gelar Budaya, Pembelajaran Penuh Makna

Posted on: 5 March 2024

Gelar Budaya, Pembelajaran Penuh MaknaProyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang biasa disebut P5 merupakan kegiatan pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan untuk membangun kompetensi dan karakter peserta didik. Visi besar P5 adalah membentuk warga negara yang unggul dan produktif di Abad 21. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan bahwa peserta didik adalah pembelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi unggul, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.



Di dalam P5, kompetensi dan karakter yang harus dikembangkan dalam diri peserta didik tertuang dalam enam dimensi profil pelajar Pancasila yaitu: 1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) Berkebhinekaan global, 3) Bergotong royong, 4) Mandiri, 5) Bernalar kritis, dan 6) Kreatif.


SD Luqman Al Hakim Surabaya menggelar kegiatan P5 dua kali dalam setahun, yaitu pada semester ganjil dan semester genap. Pada semester genap tahun ajaran 2023-2024, kelas IV SD Luqman Al Hakim mengadakan kegiatan P5 dengan topik sosial yang bertema Budaya Jawa Timur. Bertempat di Hall lantai 3, aneka rupa produk P5 dipamerkan dalam kegiatan ini. Pada kegiatan tersebut yang perlu dicermati adalah tampilan hasil karya peserta didik kelas IV yang memamerkan karakteristik kota dan kabupaten yang ada di Jawa Timur.


Untuk menyajikan karakteristik kota dan kabupaten di Jawa Timur dari segi geoagrafis, budaya, wisata, dan makanannya bukan perkara mudah tentunya dibutuhkan referensi yang cukup baik dari buku cetak, internet, maupun media cetak. Pada kegiatan proyek ini peserta didik dibagi menjadi 18 kelompok yang setiap kelompok beranggotakan 4-5 anak. Setiap kelompok didampingi satu guru pembimbing untuk menyajikan karakteristik daerah yang berbeda di Jawa Timur.


Baca juga: Guru Ramah Anak


Untuk mendapatkan informasi karakteristik kota dan kabupaten dibutuhkan referensi yang cukup agar informasi yang didapatkan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Untuk mendapatkan ragam informasi ini, peserta didik kelas IV SD Luqman Al Hakim melakukan kajian dari internet maupun buku cetak. Setiap peserta didik mencari informasi sesuai tugasnya masing-masing, kemudian informasi tersebut dipilah, dipilih, dan disajikan. Hal bermakna dalam proses mencari informasi ini adalah peserta didik dituntut kritis untuk memilah dan memilih informasi yang akan disajikan dalam gelar budaya. Kemudian merangkumnya dengan tulisan tangan.


Dari kegiatan ini peserta didik membaca informasi kemudian menuliskan kembali sehingga dapat menyimpan ke dalam memorinya. Yang tidak dapat dipungkiri adalah ketika peserta didik mencari informasi dari dunia maya akan menemui berbagai macam informasi termasuk informasi yang berbau negatif. Dari sinilah peserta didik dituntut untuk berpikir kritis dalam memilah dan memilih informasi.



Tahap berikutnya setelah setiap peserta didik dalam kelompok tersebut mendapatkan informasi, mereka berdiskusi untuk membuat displaynya. Informasi tentang kota dan kabupaten tersebut disajikan pada kertas Bufalo, berisi tulisan tangan mengenai sejarah, asal-usul, letak geografis, gambar budaya, makanan, dan tempat wisata kota dan kabupaten. Mereka juga berdiskusi mengenai desain display sehingga yang dihasilkan menarik pengunjung.


Tahap selanjutnya adalah mereka mengadakan gelar budaya. Pada kegiatan ini setiap kelompok mempersiapkan stand, menghias, dan menyajikan hasil kerja kelompok. Semua peserta didik dalam kelompok menjaga stand dan mempresentasikan karakteristik Kota/Kabupaten pada kelompoknya serta menjawab pertanyaan dari pengunjung.


Selesai kegiatan gelar budaya, setiap kelompok dan guru pembimbingnya mengadakan refleksi terkait kegiatan yang dilakukan mulai dari mencari informasi sampai dengan pada kegiatan gelar. Hal-hal positif dari kegiatan tersebut:


Baca juga: Pentingnya Pendidikan Adab



  1. Memberikan pengalaman bermakna dalam pembelajaran, memanfaatkan teknologi digital, memilah memilih informasi, dan mengolah informasi. Di era digital ini kegiatan tersebut telah memberikan pengalaman bermakna kepada peserta didik untuk mencari informasi dari internet. Di samping itu kerjasama dengan orang tua sangat penting ketika peserta didik mencari informasi dari internet. Peran orang tua adalah mendampingi mencari informasi sehingga di kala menemukan informasi negatif orang tua dapat memberikan pemahaman kelak mereka dapat memanfaatkan digital untuk hal-hal positif.

  2. Membiasakan kerja kolaboratif yaitu ketika peserta didik membagi tugas, menentukan jenis-jenis tugas yang harus diselesaikan, menentukan waktu pengumpulan tugas, mengolah informasi, mendesain display, dan menyajikan infromasi.

  3. Berpikir kritis yaitu ketika peserta didik mencari informasi mereka harus memilah dan memilih informasi serta mengolah informasi berdasar hasil temuannya.

  4. Kreatif ketika peserta didik dituntut untuk menyajikan informasi yang menarik bagi orang lain.

  5. Mandiri ketika peserta didik secara individu harus menentukan jenis-jenis informasi yang harus didapatkan. 


Dari hal tersebut bahwa pembelajaran yang melibatkan peserta didik dan membiasakan kerja kelompok dapat memberikan pengalaman bermakna yang kelak akan memberikan value dalam perkembangan diri dan kognitifnya, membangun berpikir kritis sehingga dapat membiasakan mengambil keputusan yang tepat untuk diri dan lingkungannya. Hal yang tidak dapat dipungkiri adalah kegiatan seperti ini membutuhkan waktu, tenaga, dan pikiran yang cukup melelahkan. Kegiatan seperti tentunya atas pendampingan dari guru-guru hebat dengan sentuhan hati lembut yang luar biasa untuk mendorong dan memacu peserta didik agar tidak putus asa.   


Oleh: Ust. Heri Murtomo, M.Pd - Aktivis SD Luqman Al Hakim Surabaya


Referensi: Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan. (2021). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan, kebudayaan, Riset, dan teknologi.

Versi cetak


Berita Terkait


Visitors :5988822 Visitor
Hits :8221816 hits
Month :6116 Users
Today : 326 Users
Online : 21 Users






Sekolah Tahfidz





Hubungi Kami

Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya, Telp. 031-5928587

Testimonials

  • Soraya Pambudi

    anggada121212@gmail.com

    Surabaya Timur Pakuwon

    Pada 23-Aug-2019


    Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh. Mohon informasi pendaftaran sekolah untuk tahun ajaran 2020/2021. Mohon maaf apakah sekolah ini mempunyai program kelas internasional? Maksudnya apakah menerima siswa berwarganegaraan Asing?