Warning: session_start(): open(/home/cakrudin/tmp/sess_dhl0koc4tsusc127btsp4u8p63, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/cakrudin/integral.sch.id/ikutan/session.php on line 3

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/cakrudin/integral.sch.id/ikutan/session.php:3) in /home/cakrudin/integral.sch.id/ikutan/session.php on line 3
Pentingnya Pendidikan Adab

Pentingnya Pendidikan Adab

Posted on: 22 December 2023

Pentingnya Pendidikan Adab. Adab, sebuah kata yang mencakup makna luas dalam ajaran Islam. Ibnu Majah meriwayatkan, "Muliakanlah anak-anak kalian dan baguskanlah adab mereka." (HR. Ibnu Majah). Dalam pemahaman Ibn Miskawaih, adab bukan hanya sekadar tindakan atau sikap, melainkan suatu keadaan yang melekat di dalam jiwa manusia.



Ibn Miskawaih, seorang filosof dan sejarawan Islam, memberikan definisi yang dalam mengenai adab. Menurutnya, adab bukanlah sesuatu yang dapat dipelajari atau diajarkan secara formal. Ia adalah keadaan batiniah yang menjadi bagian tak terpisahkan dari jiwa manusia. Sebuah kualitas yang tercermin dalam perilaku sehari-hari tanpa adanya kesadaran atau pemikiran khusus. Adab merupakan manifestasi dari keberadaan spiritual yang dalam, menciptakan tindakan-tindakan positif secara alami.


KH. Hasyim Asyari menyatakan, "Maka barangsiapa yang tidak memiliki adab, maka ia tiada syariat, tiada iman, dan tiada tauhid padanya" (KH. Hasyim Asyari, Adabul Alim wa Mutaallim). Dengan pernyataan ini, KH. Hasyim Asyari menegaskan bahwa adab bukanlah sekadar etika atau tata krama, melainkan fondasi dari iman dan keyakinan yang kuat.


Pentingnya Pendidikan Adab


1. Adab Menumbuhkan Rasa Cinta Terhadap Allah


Adab menjadi kunci untuk mendekatkan diri pada Allah. Dengan memiliki adab yang baik, seseorang akan lebih cenderung mengembangkan rasa cinta dan ketaatan kepada Sang Pencipta. Adab membantu membentuk hubungan yang lebih erat antara hamba dengan Allah.


2. Pahala yang Besar


Pendidikan adab juga memberikan pahala yang besar. Setiap tindakan baik yang dilakukan dengan adab yang baik akan mendapatkan balasan yang lebih besar dari Allah SWT. Hal ini sejalan dengan ajaran agama Islam yang menekankan pentingnya perbuatan baik dengan niat yang tulus.


3. Menahan Diri dari Perbuatan Keji


Adab mengajarkan manusia untuk menahan diri dari perbuatan keji dan munkar. Dengan memiliki adab yang baik, seseorang akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan selalu memilih jalan kebaikan. Ini menciptakan lingkungan yang lebih bersih dari dosa dan perbuatan tercela.


Baca juga: Peran Orang Tua Dalam Membangun Akhlak


4. Merasa Dirinya Jauh dari Kata Pandai


Adab menciptakan kesederhanaan dan rendah hati. Seseorang yang memiliki adab tidak akan merasa sombong atau angkuh. Hal ini membuatnya merasa jauh dari kata pandai dan selalu terbuka untuk belajar dari orang lain.


5. Menjadikan Manusia yang Berkarakter Baik


Pendidikan adab membentuk karakter seseorang. Sikap yang baik, ramah, dan peduli terhadap sesama adalah hasil dari adab yang baik. Dengan demikian, adab membantu menciptakan masyarakat yang penuh dengan individu-individu berkarakter baik, yang dapat hidup harmonis dan saling mendukung satu sama lain. Adab membentuk manusia menjadi pribadi yang menghargai perbedaan, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, dan senantiasa berusaha memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.


6. Mampu Bertanggung Jawab atas Kewajibannya


Pendidikan adab juga berperan dalam membentuk tanggung jawab individu terhadap kewajibannya. Seseorang yang memiliki adab yang baik akan lebih cenderung menjalankan tanggung jawabnya dengan sungguh-sungguh. Adab mengajarkan pentingnya kedisiplinan dan komitmen terhadap tugas-tugas yang diemban.


Baca juga: Guru Sang Pencerah Peradaban


7. Warisan Terbaik


Adab bukan hanya menjadi kebutuhan individu, tetapi juga merupakan warisan terbaik yang dapat diberikan kepada generasi selanjutnya. Pendidikan adab sebagai bagian integral dari pola asuh akan memberikan dampak positif yang besar dalam membentuk kepribadian anak-anak. Dengan memiliki adab yang baik, generasi penerus akan menjadi pewaris nilai-nilai luhur dan tradisi yang kaya.


Pendidikan adab pertama-tama harus dimulai dari keluarga. Orangtua memiliki peran besar dalam membimbing anak-anak mereka agar memiliki adab yang baik. Melalui contoh dan arahan yang benar, keluarga dapat menjadi lingkungan pertama yang membentuk adab positif pada diri anak. Pendidikan agama, sebagai bagian integral dari sistem pendidikan, juga memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman mendalam tentang adab. Melalui pembelajaran agama, individu akan memahami nilai-nilai moral yang dianut dalam Islam dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


Pendidikan adab memiliki peran sentral dalam membentuk individu yang berkualitas dan masyarakat yang harmonis. Dengan memiliki adab yang baik, seseorang dapat mengembangkan hubungan yang lebih erat dengan Allah, meraih pahala yang besar, menahan diri dari perbuatan keji, dan membentuk karakter yang baik. Pendidikan adab bukan hanya tanggung jawab keluarga, tetapi juga harus menjadi fokus utama dalam sistem pendidikan formal dan agama. Sebagai warisan terbaik, adab membawa manfaat jangka panjang bagi individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, mari bersama-sama menjadikan pendidikan adab sebagai landasan utama dalam membangun generasi penerus yang unggul dan bermartabat.


Oleh: Cak Rud - Aktivis SD Luqman Al-Hakim Pesantren Hidayatullah Surabaya, Tinggal di www.himso.id

Versi cetak


Berita Terkait


Visitors :5988839 Visitor
Hits :8221841 hits
Month :6117 Users
Today : 324 Users
Online : 21 Users






Sekolah Tahfidz





Hubungi Kami

Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya, Telp. 031-5928587

Testimonials

  • Soraya Pambudi

    anggada121212@gmail.com

    Surabaya Timur Pakuwon

    Pada 23-Aug-2019


    Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh. Mohon informasi pendaftaran sekolah untuk tahun ajaran 2020/2021. Mohon maaf apakah sekolah ini mempunyai program kelas internasional? Maksudnya apakah menerima siswa berwarganegaraan Asing?