Ketua DPD RI dan Menparekraf Kunjungi Cabang Hidayatullah

Posted on: 26 November 2021

Dalam kiprahnya, Pondok Pesantren Hidayatullah selalu bersinergi dengan berbagai pihak. Hidayatullah menyadari bahwa tugas dakwah dalam rangka memajukan Indonesia adalah kerja besar yang harus dilaksanakan bersama-sama. Khususnya dengan pemerintah, Hidayatullah telah menjalin sinergi dan kerjasama. Dalam berbagai kesempatan, Hidayatullah menerima kunjungan berbagai instansi pemerintah tiada lain dalam rangka gerak bersama menjalin sinergi.



Ketua DPD RI Kunjungi Pesantren Hidayatullah Sulawesi Tenggara


Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi kemandirian pangan di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah yang terletak di Konda, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam menciptakan kemandirian pangan, Ponpes Hidayatullah berkolaborasi dengan Lembaga Zakat BMH Sulawesi Tenggara.


“Kemandirian yang dipraktikkan di Ponpes Hidayatullah tentu menjadi kekuatan pesantren di tingkat nasional. Saya mendukung dan mengapresiasi hal tersebut,” kata La Nyalla di sela-sela kunjungan kerjanya ke Sulawesi Tenggara, Sabtu, 15 Rabiul Akhir 1443 (20/11/2021).


Senator asal Jawa timur itu menilai, kemandirian pangan yang ditunjukkan Ponpes Hidayatullah ke depan dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi. Dikatakannya, umumnya pesantren mengandalkan kemurahan hati para donatur. Namun, dengan pengelolaan yang baik, dana yang dititipkan donatur dapat dikembangkan menjadi kekuatan pangan dan kekuatan ekonomi pesantren.


Baca Juga: Diklat SAR Hidayatullah Kaltara Bentuk Rescuer Cakap Bencana


Ia berharap pemerintah memberikan stimulus untuk program kemandirian pesantren. Menurut dia, para santri yang tengah menjalani pendidikan di pesantren tentu memiliki potensi yang cukup besar untuk dapat digerakkan memajukan perekonomian di lingkungan mereka. Program ini juga secara tidak langsung melatih dan mengembangkan potensi yang dimiliki para santri.


Harapannya, ketika selesai menjalani pendidikan di pesantren, para santri tak hanya mahir dalam bidang agama, tetapi juga meresonansi pembangunan perekonomian di daerah asalnya. Sehingga, santri menjadi pribadi yang siap terjun ke lapangan mengaplikasikan disiplin ilmu yang dimilikinya selama menimba ilmu di pesantren. Santri tak hanya mahir di bidang agama, tetapi juga memiliki keahlian lainnya.



Menparekraf Kunjungi Pesantren Hidayatullah Sorong


Dalam kunjungan dinasnya ke Provinsi Papua Barat, Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno mengunjungi Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Sorong beralamat di Jalan Supriyadi, Satuan Permukiman(SP) III Makbusun, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Rabu, 20 Rabiul Awal 1443 (27/10/2021).


Sandiaga diterima langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Sorong Ustadz Anang Ma’ruf. Hadir pula dalam acara silaturrahim ini pengurus DPW Hidayatullah Papua Barat, ketua DPD Hidayatullah Kota Sorong Ust Suwadi, ketua Pemuda Hidayatullah Abdul Hanan, ketua SAR Hidayatullah Ihwan Arifin, ketua Mushida Ustz Lilis Marhamah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kabupaten Sorong.


Baca Juga: Gerak Cepat BMH Bantu Korban Tanah Longsor dan Banjir


Dalam sambutannya menteri Sandiaga mengawali dengan menyapa para hadirin yang terdiri dari santriwati, pengurus, guru ponpes, serta para tamu undangan. Ia melanjutkan dengan mengajak hadirin tuk selalu menjaga protokol kesehatan. Di hadapan ratusan santri Pondok Pesantren Hidayatullah Sorong, Sandiaga yang karib disapa Mas Menteri ini menyapa santri dan memberikan motivasi. Ia menyampaikan santri adalah generasi harapan agama dan bangsa.


Ia menambahkan motivasinya kepada para santriwati agar selalu meneladani sifat Rasulullah Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wasallam yang memiliki karakter mulia dalam dirinya yakni cerdas dan bijaksana (Fathonah) terpercaya (Amanah), benar dan jujur (Shiddiq), dan penyampai wahyu Allah untuk kebaikan manusia (Tabligh). Sandiaga kemudian memberi singkatan dari keempat nilai utama tersebut dengan FAST yang bermakna cepat.


Sandiaga menutup sambutannya dengan berterima kasih kepada pihak Pondok Pesantren Hidayatullah Sorong telah menerimanya dan para santriwati yang secara tidak langsung telah memberikan semangat dan menghilangkan rasa capek di tengah jadwal yang padat.


Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Sorong Ustadz Anang Ma’ruf dalam Sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri Sandiaga, sebab, menurut Anang, kunjungan Menteri Sandiaga merupakan kunjungan pertama dari menteri ke Ponpes Hidayatullah Sorong sejak awal berdiri tahun 1991.

Versi cetak


Berita Terkait


Visitors :5209339 Visitor
Hits :6678352 hits
Month :2816 Users
Today : 137 Users
Online : 7 Users






Sekolah Tahfidz


Sekolah Para Juara






Hubungi Kami

Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya, Telp. 031-5928587

Testimonials

  • Soraya Pambudi

    anggada121212@gmail.com

    Surabaya Timur Pakuwon

    Pada 23-Aug-2019


    Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh. Mohon informasi pendaftaran sekolah untuk tahun ajaran 2020/2021. Mohon maaf apakah sekolah ini mempunyai program kelas internasional? Maksudnya apakah menerima siswa berwarganegaraan Asing?

  • Noer amelia

    Noeramelia@yahoo.com

    Surabaya

    Pada 14-Sep-2018


    Assalamualaikum...untuk biaya pendaftaran th 2019 belum ada y?apakah untuk masud sdit al hakim harus sudah lancar membaca???mohon infonya dan terima kasih

  • Aisya Adhila Hania Haq

    alhaq165@gmail.com

    Surabaya

    Pada 11-Feb-2017


    Sekolah di SD Integral Luqman Al-Hakim Memberikan saya kesan yang mendalam dalam menimba ilmu, ketulusan para ustadz dan ustadzah dalam mendampingi kami dalam interaksi dengan ilmu dan budaya ilmu sungguh membuat kami percaya bahwa SD Luqman Al-Hakim memang rujukan pendidikan dasar untuk generasi islam yang lebih berakhlaq dan berprestasi