Surabaya — SD Luqman Al Hakim Surabaya me-launching Program Peduli Lingkungan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter santri pada Rabu pagi, 28 Januari 2026, di area playground sekolah. Program ini menjadi langkah nyata sekolah dalam menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sebagai bagian dari iman dan tanggung jawab sosial sejak usia dini.
Menanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
Program Peduli Lingkungan diluncurkan sebagai respon atas tantangan kerusakan lingkungan yang semakin nyata. SD Luqman Al Hakim memandang bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan baik melalui pembiasaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Kepala SD Luqman Al Hakim Surabaya, Ustadz Syamsul Alam Jaga, S.Sos.I., S.Pd., M.I.Kom., mengatakan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat dipisahkan dari nilai keimanan. Menurutnya, menjaga kebersihan dan kelestarian alam merupakan wujud nyata pengamalan hablum minal alam yang harus ditanamkan sejak anak-anak.
Baca juga: Pelantikan Pengurus GPH SD Luqman Al Hakim Surabaya 2025–2026
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pandu Hidayatullah. Suasana berlangsung khidmat namun penuh semangat, mencerminkan antusiasme seluruh warga sekolah dalam menyambut program baru ini.
Puncak kegiatan ditandai dengan launching simbolik melalui pemotongan pita dan aksi memasukkan botol plastik ke Kotak Peduli Lingkungan oleh Kepala Sekolah, diikuti perwakilan siswa dari setiap jenjang. Aksi ini menjadi simbol dimulainya budaya memilah dan mengelola sampah secara bertanggung jawab di lingkungan sekolah.

SD Luqman Al Hakim Launching Program Peduli Lingkungan
Kolaborasi Karakter, Aksi Nyata, dan Keberlanjutan
Waka Kesiswaan, Ustadzah Kunainah, S.Pd.I., menjelaskan bahwa Program Peduli Lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Program ini dirancang sebagai pembiasaan jangka panjang yang melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Bentuk program meliputi penyediaan Kotak Peduli Lingkungan khusus botol plastik, pembiasaan memilah sampah, serta keterlibatan aktif siswa dalam aksi kebersihan. Setiap kegiatan dipantau sebagai bagian dari pembinaan karakter santri dan pandu SD Luqman Al Hakim.
Baca juga: SD Luqman Al Hakim Gelar Ujian Terbuka Tuhfatul Athfal 2026
Menurut Ustadzah Kunainah, pendekatan praktik langsung dipilih agar siswa tidak hanya memahami konsep menjaga lingkungan secara teori, tetapi juga terbiasa melakukan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai tanggung jawab dan kerja sama dapat tumbuh secara alami.
Melalui Program Peduli Lingkungan ini, SD Luqman Al Hakim Surabaya berharap dapat membangun budaya sekolah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. Sekolah menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi beriman, berakhlak mulia, peduli lingkungan, serta siap menjadi teladan di tengah masyarakat.