Sekolah Para Huffadz, Sekolah Para Juara

Posted on: 28 October 2019

 

“Siapa yang membaca (menghafal) Qur’an, belajar dan mengamalkannya. Maka dipakaikan pada hari kiamat kepada kedua orang tuanya mahkota dari cahaya, cahayanya seperti pancaran cahaya matahari. Dipakaikan dua gelang untuk orang tuanya dimana tidak dapat dibandingkan dengan dunia seisinya. Kedua berkata, “Kenapa kita dipakaikan ini? Dikatakan, “Karena  kedua anak anda mengambil Qur’an.” HR. Hakim.

 

Berbahagialah, jika anda salah satu orang tua yang memiliki anak huffadz atau penghafala Al Qur’an. Karena dengan memiliki anak huffadz maka anda telah mendapatkan kemuliaan. Salah satu kemuliaan akan diberikan kepada orang tua yang memiliki anak huffadz adalah adalah mendapatkan pertolongan dari buah hatinya itu. Selain pertolongan ia mendapatkan kehormatan berupa mahkota. Sebuah mahkota indah yang tidak pernah ada di dunia, mahkota itu pula sebagai lambang kemuliaan seseorang di akhirat kelak. Kehormatan itu ia dapatkan karena anaknya berkawan karib dengan Al-Qur’an.

 

Hadits Rasulullah saw, “ Dan sesungguhnya Al-Qur’an akan menjumpai pemiliknya pada hari kiamat pada saat kuburannya terbelah sebagaimana lelaki yang kurus dan pucat ia mengatakan kepadanya apakah engkau mengenalku? Lalu dia menjawab aku tidak mengenalmu, ia bertanya kembali apakah engkau mengenalku? Ia menjawab aku tidak mengenalmu, lalu ia berkata: “Aku adalah sahabatmu Al-Qur’an yang telah menghilangkan dahagamu pada saat siang hari yang sangat terik, yang telah membuatmu begadang di malam hari, dan setiap pedagang akan berada di belakang perniagaannya dan engkau sekarang pada hari ini di belakang semua perniagaan.

 

Lalu diberikanlah kerajaan di tangan kanannya dan keabadian di tangan kirinya, dan disematkan di atas kepalanya mahkota yang megah, dan dipakaikan bagi kedua orangtuanya pakaian yang sama sekali tidak pernah dikenakan oleh penduduk dunia, lalu keduanya berkata: Mengapa kami diberikan pakaian semacam ini? maka dikatakan kepada keduanya: semua ini karena anak kalian menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabatnya saat di dunia.” [Silsilah Ash-Shahihah 2829]

 

Memiliki buah hati yang senantiasa bercengkarama dengan kalam Ilahi tidak akan pernah rugi. Ia adalah investasi terbesar dan terbaik dalam hidup. Anak huffadz tidak akan mengalami kehidupan salah jalan dalam menjalani kehidupan. Justru sebaliknya, mereka akan mendapatkan kemuliaan.    

 

Berbagai kemuliaan yang didapatkan bagi huffadz diantaranya:

1)     Al-Qur’an akan memberikan syafaat kepadanya di sisi Tuhannya

2)     Dia akan diberi mahkota kemuliaan dan gelang kemuliaan

3)     Kedudukan penghafal Qur’an adalah di akhir ayat yang dihafalkannya

4)     Didahulukan daripada yang lainnya dalam shalat sebagai imam

5)     Didahulukan atas lainnya dalam kuburan dihadapkan ke kiblat

6)     Didahulukan dalam kepemimpinan kalau dia mampu mengembannya

7)     Dia bersama para Malaikat sebagai teman di rumahnya

 

Sekolah Huffadz

 

SD Luqman Al Hakim adalah sekolah yang bercita-cita mencetak generasi penghafal Al Qur’an. Tidak hanya sekedar menghafal, tetapi juga menjadikan Al Qur’an sebagai pegangan hidup. Kesehariannya selalu bersama Al qur’an. Perilakunya dan tutur katanya sesuai dengan Al qur’an. Al Qur’an menjadi inspirasi dalam keseharainnya. Al Qur’an lah menjadi motivasi dalam dirinya. Al Qur’an pula menjadi ruh dalah kehidupannya. Apabila Al Qur’an sudah menjadi satu kesatuan dalam dirinya, maka secara otomatis menjadi tujuan hidupnya.

 

Mengapa SD Luqman Al Hakim memiliki cita-cita demikian, karena melihat fenomena kondisi masyarakat generasi millennial sekarang. Ditengah zaman teknologi canggih 4.0 saat ini, tantangan generasi bangsa era mendatang semakin berat dan rumit. Pergeseran pola hidup masyarakat atau generasi semakin luar biasa. Kehidupan tidak lagi ada batas teritorial, semua melebur jadi satu yaitu warganet.  Dengan kemudahan akses luar biasa saat ini, pergaulan bebas, narkoba, minuman keras dan hal-hal lainnya pun semakin mudah didapatkan.

 

Maka solusi paling tepat untuk menyelamatkan generasi dunia dan akhirat adalah dengan mencetak generasi-generasi huffadz. Hanya dengan generasi huffadz dan mengamalkan kandungan isi Al Qur’an yang bisa memberi perbaikan. Generasi Ilahi. Karena dengan generasi yang selalu bersama kalam Ilahilah yang mengetahui keinginan sang Ilahi. Mustahil mengenal dan memahami keinginan Ilahi sebagai pencipta kehidupan ini tanpa berdekatan dengan kalam-Nya. Oleh karenanya SD Luqman Al Hakim berupaya keras mewujudkan hal tersebut. Semoga Allah Maha kuasa penggenggam langit dan bumi meridhoi.

 

Oleh : Ust. Syamsul Alam Jaga (Waka Ulumuddin SD Luqman Al Hakim Surabaya)

Versi cetak


Berita Terkait


« Nov 2019 »
Minggu
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Sabtu
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
1 2 3 4 5 6 7


Layanan online manakah menurut anda yang perlu kami kembangkan ke depan?

 


Visitors :1566774 Visitor
Hits :1895096 hits
Month :4078 Users
Today : 754 Users
Online : 49 Users







Hubungi Kami

Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya, Telp. 031-5928587

Testimonials

  • Soraya Pambudi

    anggada121212@gmail.com

    Surabaya Timur Pakuwon

    Pada 23-Aug-2019


    Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh. Mohon informasi pendaftaran sekolah untuk tahun ajaran 2020/2021. Mohon maaf apakah sekolah ini mempunyai program kelas internasional? Maksudnya apakah menerima siswa berwarganegaraan Asing?

  • Noer amelia

    Noeramelia@yahoo.com

    Surabaya

    Pada 14-Sep-2018


    Assalamualaikum...untuk biaya pendaftaran th 2019 belum ada y?apakah untuk masud sdit al hakim harus sudah lancar membaca???mohon infonya dan terima kasih

  • Aisya Adhila Hania Haq

    alhaq165@gmail.com

    Surabaya

    Pada 11-Feb-2017


    Sekolah di SD Integral Luqman Al-Hakim Memberikan saya kesan yang mendalam dalam menimba ilmu, ketulusan para ustadz dan ustadzah dalam mendampingi kami dalam interaksi dengan ilmu dan budaya ilmu sungguh membuat kami percaya bahwa SD Luqman Al-Hakim memang rujukan pendidikan dasar untuk generasi islam yang lebih berakhlaq dan berprestasi