Supercamp, Mengasah Kecerdasan Emosi dan Spiritual

Posted on: 18 October 2018

 

Supercamp merupakan merupakan salah satu kegiatan out door berupa perkemahan di alam bebas. Kegiatan seperti ini dalam rangka melatih dan membentuk pribadi peserta didik agar mempunyai jiwa mandiri, tanggung jawab, disiplin, empati, dan semakin meningkatnya keimanan.

 

Kegiatan Supercamp salah satu kegiatan yang dapat mengasah kecerdasan emosional dan meningkatkan kecerdasan spiritual. Kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual sangat mendukung kesuksesan seseorang dalam menghadapi kehidupan. Inilah pentingnya mengasah kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.

 

Dalam proses pendidikan tidak hanya sekedar transfer of kowledge, namun juga membentuk jiwa peserta didik secara holistik baik kognitif, afektif, maupun psikomotornya.

 

Mengapa dalam proses pendidikan perlu memperhatikan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual? Karena keberhasilan seseorang dalam menjalani hidup bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan intelligence quetion (IQ), kecerdasan emosi juga memiliki peranan yang sangat penting. Sebagaimana pendapat Dr. Antonio Damasio dalam buku Agus Efendi dengan judul Revolusi kecerdasan Abad 21 (2005).

 

Daniel Golemen dalam Agus Efendi dalam buku Revolusi Kecerdasan abad 21 (2005), menyatakan bahwa kecerdasan akademis sedikit saja kaitannya dengan kehidupan emosional. Orang yang paling cerdas di antara kita dapat terperosok ke dalam nafsu tak terkendali dan impuls meledak-ledak.

 

Kecerdasan intelektual tidak cukup mampu membuat seseorang lebih matang, tabah, berani, ulet, tegar, dan rendah hati. Orang yang hanya mementingkan kecerdasan rasio biasanya lebih dipengaruhi oleh sesuatu yang tampak mendatangkan kenikmatan sesaat.

 

Kecerdasan emosional memberi kesadaran akan perasaan diri sendiri dan perasaan orang lain. Dengan memahami perasaan orang lain maka seseorang akan mudah  beradaptasi di lingkungannya. Anak dengan kecerdasan emosonal tinggi akan mudah beradaptasi dan meraih kesuksesan karena rasa empati, disiplin dan menghargai orang lain.

 

Disamping kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan ini. Menurut Danah Zohar dan Ian Marshall, kecerdasan tertinggi kita adalah kecerdasan spiritual. Tanda-tanda kecerdasan spiritual telah berkembang adalah kemampuan bersikap fleksibel (adaptif secara spontan dan aktif), tingkat kesadaran yang tinggi, kemampuan untuk menghadapi dan memanfaatkan penderitaan, serta kemampuan untuk menghadapi dan melampaui rasa sakit.

 

IQ dan EQ seseorang akan beekrja efektif jika ia mampu menjalankan kecerdasan spiritualnya. Dengan SQ kita bisa menjadi kreatif, luwes, berwawasan luas, atau spontan secara kreatif untuk berhadapan dengan masalah eksistensial yaitu saat secara pribadi kita merasa terpuruk, terjebak oleh kebiasaan, kekhawatiran, dan masalah masalalu akibat penyakit dan kesedihan (Agus Efendi, Revolusi Kecerdasan Abad 21, 2005).

 

Untuk membentuk kecerdasan tersebut maka perlu dilakukan suatu kegiatan yang dapat membentuk jiwa anak secara alamiah. Kegiatan Supercamp merupakan kegiatan yang memiliki manfaat besar untuk mengembangkan kecerdasan emosional dan spiritual peserta didik. Mengapa demikian? Dalam kegiatan Supercamp peserta didik diharuskan mampu menyiapkan sendiri keperluan pribadinya seperti pakaian, peralatan mandi, obat pribadi, dan lain sebagainya.

 

 

Selama supercamp peserta didik diajari menumbuhkan jiwa dan kepribadian disiplin, tepat waktu, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya. Kegiatan permainan pada Supercamp adalah untuk membentuk jiwa kebersamaan, kekompakan, saling mendukung satu sama lainnya dalam satu tim, dapat memahami perbedaan pendapat, dan diajarkan berkompetisi yang sehat dengan menampilkan kreativitas tim.

 

Peserta didik harus mengikuti seluruh agenda kegiatan supercamp mulai dari pagi hingga malam. Kegiatan shalat wajib berjamaah adalah pembentukan kecerdasan spiritual dan peningkatan keimanan, apalagi setelah seharian hingga malam hari harus mengikuti agenda kegiatan, yang tidak kalah penting adalah mereka tetap bangun tengah malam untuk melaksanakan shalat Lail. Shalat Lail inilah salah satu ciri kegiatan supercamp yang dilakukan oleh peserta didik Sekolah Hidayatullah.

 

Pada saat jelajah alam, peserta dilatih ketahanan fisik untuk menghadapi rintangan dan tantangan. Mereka dituntut mampu menjalankan tugas hingga garis akhir yang telah ditentukan. Jelajah alam ini selain mengajarkan kebersamaan tim, juga mengajak siswa untuk mentadabburi ciptaan Allah Swt, hingga muncul pengagungan kepada penciptanya.

 

Dari uraian sekilas tentang supercamp ini, maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwasannya supercamp memiliki manfaat yang sangat besar dalam mengasah kecerdasan emosional dan kecerdasan spirituaal peseta didik.

 

Oleh: Ust. Heri Murtomo, S.Pd (Pengajar SD Luqman Al Hakim Surabaya)

 

Versi cetak


Berita Terkait


« Nov 2018 »
Minggu
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Sabtu
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 1
2 3 4 5 6 7 8


Layanan online manakah menurut anda yang perlu kami kembangkan ke depan?

 




Visitors :451142 Visitor
Hits :626999 hits
Month :3382 Users
Today : 577 Users
Online : 13 Users


https://www.facebook.com/luqmanalhakimsby/

Hubungi Kami

Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya, Telp. 031-5928587

Testimonials

  • Noer amelia

    Noeramelia@yahoo.com

    Surabaya

    Pada 14-Sep-2018


    Assalamualaikum...untuk biaya pendaftaran th 2019 belum ada y?apakah untuk masud sdit al hakim harus sudah lancar membaca???mohon infonya dan terima kasih

  • Aisya Adhila Hania Haq

    alhaq165@gmail.com

    Surabaya

    Pada 11-Feb-2017


    Sekolah di SD Integral Luqman Al-Hakim Memberikan saya kesan yang mendalam dalam menimba ilmu, ketulusan para ustadz dan ustadzah dalam mendampingi kami dalam interaksi dengan ilmu dan budaya ilmu sungguh membuat kami percaya bahwa SD Luqman Al-Hakim memang rujukan pendidikan dasar untuk generasi islam yang lebih berakhlaq dan berprestasi