Mengajari Anak Pentingnya Menghargai Perbedaan

Posted on: 22 May 2018

 

Akhir-akhir ini Eying selalu bersemangat menjemput adiknya les di Rumah Bo2 Surabaya. Kadang dia bahkan meminta mamanya tinggal di rumah dan dia yang ikut abinya menjemput. Padahal dia tidak terlalu terlalu tertarik matematika. Padahal spesialisasi dia IPA. Usut punya usut ternyata dia hanya ingin bermain lagi dengan teman-temannya disana.

 

 

Keikutsertaannya dalam pembinaan OSN tingkat kota Surabaya membuatnya mendapatkan teman-teman yang sama sekali baru: Ken, Rayyan, Mathew, Thimoty, Calvin, Evan, Silvie, Attira, dan Stephanie. Teman yang sama sekali baru, sekaligus sama sekali berbeda latar belakang agama, etnis maupun rasnya.

 

 

Dan ternyata bergaul sama mereka sama asyiknya dengan bergaul dengann teman-temannya di sekolah. Berteman dengan sesama anak cemerlang membuatnya merasa bisa berdiskusi tentang apa saja, selain tentang PR agama tentu saja. Mereka juga bisa diajak main apa saja termasuk permainan karambol darurat dari Kempyeng (ide Ken), main kartu maupun main game memakai HP ustadnya.

 

 

Dan lihatlah foto di atas. Siapa yang mengira bahwa kelima orang ini berasal dari etnis dan ras yang berbeda-beda, tapi bisa bergaul dengan akrab dan nyaman bersama-sama. Eying, Raihan dan Abror yang notabene berasal dari sekolah Islam dan dididik untuk sholat 5 waktu, menghafalkan Quran dan menutup aurat secara rapat tidak canggung bermain dengan Ken dan Kent yang berbeda agama dan ras dan menjalani agama mereka dengan taat pula.

 

 

Kompetisi dan lomba ternyata tidak hanya memilih yang terbaik dari yang terbaik, tapi juga bisa menjadi ajang saling mengenal dan berinteraksi. Lomba tidak hanya tempat untuk bersaing dan mencari kemenangan, tapi dia juga bisa mendekatkan mereka yang awalnya tidak saling mengenal. Dan bagi sekolah-sekolah berbasis agama - agama apapun itu - mengikuti kompetisi seperti ini bisa menjadi ajang pengayaan karena bisa mengenal orang lain dengan latar belakang yang berbeda. Dan setelah berinteraksi sekian lama mereka akan tahu bahwa mereka bisa bergaul dengan siapa saja, sepanjang tidak melanggar batas-batas yang telah ada.

 

 

Sangat penting mengajari anak-anak berinteraksi dengan orang-orang yang berbeda dan bisa bergaul dengan baik tanpa prasangka. Anak-anak perlu belajar untuk bergaul dengan baik dengan siapa saja tanpa melabeli sesorang berdasarkan latar belakangnya apalagi dengan nada pelecehan. Mereka perlu tahu bahwa hubungan persahabatan yang tulus hanya bisa terbentuk ketika interaksi itu berlangsung secara setara.

 

 

Dengan demikian ketika mereka dewasa, anak-anak ini bisa menerima perbedaan yang ada di lingkungan mereka secara sewajarnya. Mereka tidak akan merasa perlu meniru satu pihak hingga titik komanya hanya supaya bisa diterima, pun mereka tidak akan memaksa pihak lain menjadi seperti mereka sebagai syarat hubungan pertemanan.

 

 

Biarkan mereka berkembang seperti taman bunga dengan tanaman yang beraneka jenis dan warna tanpa perlu harus saling menyamakan. Mawar tetap menjadi bunga yang indah dengan harum baunya dan ketajaman durinya, sementara alang-alang akan tetap indahdengan hijau daun dan segala manfaat kesehatannya. Pun bunga seroja maupun daffodil biarkan tetap seperti aslinya, karena keindahan taman terletak pada segala perbedaannya.

 

 

Dan kelak ketika dewasa, anak-anak kita akan tetap ingat persahabatan masa kanak-kanak mereka. Dan pada gilirannya mereka kembali mendidik anak-anak mereka bahwa tidak ada yang salah dengan segala perbedaan di sekitar mereka. Bayangkan jika semua anak-anak kita dididik dalam suasana yang penuh curiga dan prasangka. Entah berapa tahun lagi mungkin perang saudara akan terjadi di negeri ini, karena rasa benci yang ditanamkan sejak dini.

 

Oleh : Ida Nurhidayati (nemuneiki.blogspot.co.id)

Versi cetak


Berita Terkait


« Dec 2018 »
Minggu
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Sabtu
25 26 27 28 29 30 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5


Layanan online manakah menurut anda yang perlu kami kembangkan ke depan?

 




Visitors :509695 Visitor
Hits :696772 hits
Month :3135 Users
Today : 481 Users
Online : 17 Users


https://www.facebook.com/luqmanalhakimsby/


Hubungi Kami

Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya, Telp. 031-5928587

Testimonials

  • nindi

    vandro@usa.com

    surabaya

    Pada 20-Nov-2018


    asslamualaikum..

  • Noer amelia

    Noeramelia@yahoo.com

    Surabaya

    Pada 14-Sep-2018


    Assalamualaikum...untuk biaya pendaftaran th 2019 belum ada y?apakah untuk masud sdit al hakim harus sudah lancar membaca???mohon infonya dan terima kasih

  • Aisya Adhila Hania Haq

    alhaq165@gmail.com

    Surabaya

    Pada 11-Feb-2017


    Sekolah di SD Integral Luqman Al-Hakim Memberikan saya kesan yang mendalam dalam menimba ilmu, ketulusan para ustadz dan ustadzah dalam mendampingi kami dalam interaksi dengan ilmu dan budaya ilmu sungguh membuat kami percaya bahwa SD Luqman Al-Hakim memang rujukan pendidikan dasar untuk generasi islam yang lebih berakhlaq dan berprestasi