Digitalisasi Sekolah

Posted on: 4 May 2021

Pak Nadiem telah mencanangkan delapan prioritas merdeka belajar salah satunya adalah digitalisasi sekolah. Merdeka Belajar adalah program pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas sehingga akan terbangun peserta didik yang memiliki kompetensi 4C sesuai dengan tuntutan era disrupsi yaitu berpikir kritis/memecahkan masalah, kreatif, memiliki skill berkomunikasi, dan berkolaborasi sehingga memiliki daya saing dalam menghadapi era digital.



Menurut Savitri (2020), Suhartoyo (2020), Siregar (2020), Sherly, dkk (2020) bahwa gagasan Merdeka Belajar disusun oleh Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dengan mengutamakan implementasi nilai-nilai karakter supaya daya pikir, kreativitas setiap pelajar berkembang.


Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat maka untuk menyiapkan generasi masa depan yang dapat bersaing dengan perkembangan zaman salah satu program prioritas adalah digitalisasi sekolah.


Disampaikan oleh Pak Nadiem Makarim sebagai mendikbud (Kompas.com, 2021) bahwa digitalisasi sekolah adalah program kemerdekaan bagi murid untuk mendapatkan informasi dan konten yang setara. Digitalisasi adalah kemerdekaan untuk di daerah manapun mendapatkan akses konten-konten kurikulum yang baik, mendapatkan akses ke konten pengajaran, akses pelatihan dan akses kepada data dan juga berbagai macam bantuan melalui digital. Program digitalisasi sekolah terdiri atas empat kegiatan: 1) penguatan platform digital, 2) konten pembelajaran di program TVRI, 3) bahan belajar dan model media pendidikan digital, 4) penyediaan sarana pendidikan (peralatan TIK.


Baca juga: Bercermin Kepada Madrasah Ramadhan 1


Kebijakan digitalisasi sekolah sangat baik dalam rangka menghadapi era 4.0 ini karena daya saing pemanfaatan teknologi yang begitu ketat, namun yang perlu mendapat perhatian disaat porgram ini dilaksanakan adalah untuk daerah-daerah dengan akses, letak geografis yang masih belum memenuhi syarat untuk pelaksanaan program tersebut. Daerah yang minim sarana, infrastruktur dan jangkauan akses yang sulit, program digitalisasi tidak akan berjalan optimal. Untuk itu daerah dengan kondisi tersebut perlu dipersiapkan SDM, sarana dan infrastruktur yang mendukung pelaksanaan program digitalisasi.


Untuk mendukung program merdeka belajar agar berjalan dengan optimal Pak Nadiem telah membuat kebijakan salah satu prioritas pada tahun 2021 adalah digitalisasi sekolah. Program digitalisasi sekolah melalui empat sistem penguatan yaitu platform digital, delapan layanan terpadu Kemendikbud, Kehumasan dan Media, 345 model bahan ajar dan media pembelajaran digital, dan penyediaan sarana-prasarana perangkat digital untuk 16.844 sekolah di Indonesia.


Dengan terobosan program merdeka belajar yaitu digitalisasi sekolah dan dukungan sarana-prasarana serta pembiayaan yang telah dicanangkan oleh Pak Nadiem, maka ini adalah terobosan program percepatan untuk bersaing dengan bangsa lain dan mempersiapkan generasi yang unggul dan berkualitas di era disrupsi ini.


Memang tidak dapat dipungkiri program tersebut tentunya memiliki kendala dan hambatan baik dari sisi anggaran, SDM, sarana-prasarana, dan daya dukung lainnya. Namun yang perlu kita cermati dan optimis bahwa program tersebut memiliki manfaat yang besar bagi stakeholder pendidikan yaitu guru, peserta didik, dan orang tua. Manfaat tersebut antara lain kemudahan bagi stakeholder pendidikan untuk mengakses konten pembelajaran.


Baca juga: Bercermin Kepada Madrasah Al Quran 2


Sebagaimana disampaikan oleh Pak Nadiem program kemerdekaan bagi murid untuk mendapatkan informasi dan konten yang setara. Digitalisasi adalah kemerdekaan untuk di daerah manapun mendapatkan akses konten-konten kurikulum yang baik, mendapatkan akses ke konten pengajaran, akses pelatihan dan akses kepada data dan juga berbagai macam bantuan melalui digital.


Bahwa program digitalisasi sekolah memberikan kemudahan dan akses pembelajaran bagi seluruh anak usia sekolah.


Bagi daerah dengan SDM, sarana, dan onfrastruktur yang belum memadai akan diberikan dukungan agar program tersebut optimal. Dengan hal itu maka seluruh pelosok negeri dapat mengakses dan mendapat kemudahan dalam pembelajaran sehingga melek IT dan tidak trtinggal dengan perkembangan dan persaingan dunia.


Kedepannya generasi Indonesia akan menjadi generasi yang unggul, berkualitas, terampil teknologi, berpikir kritis, kreatif, memiliki skill komunikasi dan kolaborasi dan mampu bersaing dengan negara lain. Ayo kita Sukseskan Merdeka Belajar, Digitalisasi Sekolah. Zamannya Teknologi, Manfaatkan Dengan Daya Guna dan Tepat Guna.


Oleh: Ust. Heri Murtomo - Pendidik di SD Luqman Al Hakim Surabaya

Versi cetak


Berita Terkait


Visitors :5192046 Visitor
Hits :6639816 hits
Month :2825 Users
Today : 147 Users
Online : 6 Users






Sekolah Tahfidz


Sekolah Para Juara






Hubungi Kami

Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya, Telp. 031-5928587

Testimonials

  • Soraya Pambudi

    anggada121212@gmail.com

    Surabaya Timur Pakuwon

    Pada 23-Aug-2019


    Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh. Mohon informasi pendaftaran sekolah untuk tahun ajaran 2020/2021. Mohon maaf apakah sekolah ini mempunyai program kelas internasional? Maksudnya apakah menerima siswa berwarganegaraan Asing?

  • Noer amelia

    Noeramelia@yahoo.com

    Surabaya

    Pada 14-Sep-2018


    Assalamualaikum...untuk biaya pendaftaran th 2019 belum ada y?apakah untuk masud sdit al hakim harus sudah lancar membaca???mohon infonya dan terima kasih

  • Aisya Adhila Hania Haq

    alhaq165@gmail.com

    Surabaya

    Pada 11-Feb-2017


    Sekolah di SD Integral Luqman Al-Hakim Memberikan saya kesan yang mendalam dalam menimba ilmu, ketulusan para ustadz dan ustadzah dalam mendampingi kami dalam interaksi dengan ilmu dan budaya ilmu sungguh membuat kami percaya bahwa SD Luqman Al-Hakim memang rujukan pendidikan dasar untuk generasi islam yang lebih berakhlaq dan berprestasi