Impian Zahra

Posted on: 8 February 2021


Ok, Kids!We have enough lesson for today.”


Yes,Mam!”


See you in the next lesson, Wassalamualaikum.”


Waalaikumsalam.Thank you, Mam Reyna!”serentak anak-anak kelas menari menjawab salam.


Satu per satu siswa keluar kelas dengan penuh tawa, terlihat mereka puas dan senang belajar bersama di kelas menari hari ini. Ya, Mam Reyna adalah salah satu pengajar di Sekolah Internasional Seni dan Budaya Indonesia (SISBI) di kota Jakarta.


Saat akan beranjak keluar kelas, dia melihat salah satu muridnya masih termenung di kursinya. Mam Reyna pun berjalan menghampiri. Kelas seni sudah berakhir sejak 5 menit yang lalu, namun gadis kecil berlesung pipit dan berhidung mancung itu tetap saja bertahan di bangkunya. Tampaknya dia sedang cemas memikirkan sesuatu.


“Zahra, ada apa? Kenapa kamu masih di kelas?” tanya Mam Reyna.


Zahra terlihat terdiam, sambil memalingkan mukanya ke arah jendela kelas.


I’m so woried,” gumamnya hampir tak terdengar.


Mam Reyna mendekati Zahra dan duduk di bangku sebelahnya.


Terlihat kecemasan yang amat sangat di wajah Zahra. Dadanya mulai bergemuruh hebat, tak lama air mata meleleh di pipinya yang semakin memerah karena malu. Tangisnya terisak dengan bahu yang terihat naik turun.


“Sayang, why are you crying?” tanya Mam Reyna terseyum sambil mengusap punggung Zahra agar bisa sedikit menenangkannya.


Bukan berhenti isaknya, justru suara tangisnya meledak membuat Zahra bersandar di bahu Mam Reyna. Sejak pelajaran tadi memang tampak Zahra tidak bergairah mengikuti kegiatan seni hari ini. Dia hanya memandang teman-temannya benyanyi dan menari dengan riang di depan kelas mengikuti irama lagu bersama Mam Reyna.


“Zahra, jangan bersedih. Kamu akan baik-baik saja. Mam Reyna yakin kamu pasti bisa kembali melakukan semua ini bersama teman-temanmu.” Mam Reyna mencoba memberikan semangat kepada Zahra.


“Terima kasih Mam, tapi aku ... aku ...” Zahra tak meneruskan kata-katanya.


“Aku? Kenapa Zara?” tanya Mam Reyna.


Beberapa saat terihat semua terdiam, isak tangis Zahra semakin menggugu. Mam Reyna segera memeluk Zahra dengan penuh kasih sayang. Mam Reyna bisa merasakan kesedihan Zahra akhir-akhir ini. Semenjak kejadian yang menimpa Zahra, Mam Reyna tak pernah berhenti untuk selalu memberikan semangat kepadanya.


Mam Reyna tak ingin impian Zahra menjadi penari handal selama ini, sirna seketika. Sebagai seorang guru tari, Mam Reyna ingin semua murinya senang saat dia mengajarkan setiap gerakan. Anak-anak mengayunkan kaki-kaki mungilnya disertai tawa bahagia. Dia tak ingin Zahra kehilangan momen itu.


Mam Reyan menghela napas panjang dan bergumam dalam hati, kasihan Zahra, sebetulnya besok adalah penampilan dengan kemampuan tari yang dimilikinya  di atas rata-rata temannya, ternyata hanya sekedar impian saja.


Tiba-tiba Zahra berdiri dengan satu kaki palsunya. Dia ingin menunjukkan kemampuan menarinya kepada Mam Reyna.


“Mam Reyna, aku masih bisa menari, kan?” tanyanya dengan melakukan satu gerakan tari yang telah diajarkan.


“Zahra, iya kamu bisa!” seru Mam Reyna bahagia meihat Zahra mulai bergerak.


Tak terasa mata Mam Reyna menghangat melihat semangat Zahra untuk bisa membangkitkan kembali kepercayaan dirinya. Dia telah kehilangan kaki kirinya untuk selamanya akibat kejadian terjatuh dari tangga dua bulan lalu. Semua impiannya menjadi penari handal sirna seketika. Tapi, sekarang harapan itu kembali datang, Mam Reyna hanya bisa bersyukur melihat Zahra kembali lagi menari walau tak sepenuhnya sempurna. Semangat Zahra kamu pasti bisa meraih impianmu dengan caramu sendiri.


Oleh : Ustzh. Risa Hasmaretni, ST - Pendidik di SD Luqman Al Hakim Surabaya


*Tulisan ini merupakan Karya Terbaik ke-3 dalam Lomba Menulis Fiksi Mini - Komunitas Guru Menulis (Kagumi) & Komite Sekolah Luqman Al Hakim Surabaya

Versi cetak


Berita Terkait


Visitors :5192053 Visitor
Hits :6639858 hits
Month :2827 Users
Today : 149 Users
Online : 4 Users






Sekolah Tahfidz


Sekolah Para Juara






Hubungi Kami

Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya, Telp. 031-5928587

Testimonials

  • Soraya Pambudi

    anggada121212@gmail.com

    Surabaya Timur Pakuwon

    Pada 23-Aug-2019


    Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh. Mohon informasi pendaftaran sekolah untuk tahun ajaran 2020/2021. Mohon maaf apakah sekolah ini mempunyai program kelas internasional? Maksudnya apakah menerima siswa berwarganegaraan Asing?

  • Noer amelia

    Noeramelia@yahoo.com

    Surabaya

    Pada 14-Sep-2018


    Assalamualaikum...untuk biaya pendaftaran th 2019 belum ada y?apakah untuk masud sdit al hakim harus sudah lancar membaca???mohon infonya dan terima kasih

  • Aisya Adhila Hania Haq

    alhaq165@gmail.com

    Surabaya

    Pada 11-Feb-2017


    Sekolah di SD Integral Luqman Al-Hakim Memberikan saya kesan yang mendalam dalam menimba ilmu, ketulusan para ustadz dan ustadzah dalam mendampingi kami dalam interaksi dengan ilmu dan budaya ilmu sungguh membuat kami percaya bahwa SD Luqman Al-Hakim memang rujukan pendidikan dasar untuk generasi islam yang lebih berakhlaq dan berprestasi