Membangun Keluarga Bahagia

Posted on: 13 August 2020


Barangsiapa yang ingin membangun dann memiliki keluarga yang bahagia, keluarga yang dirindu surga, hendaknya segenap anggota keluarganya dengan meneladani Nabi Saw dan Sahabatnya dalam membangun keluarga.


Mempunyai keluarga yang bahagia adalah dambaan setiap orang. Keluarga yang bahagia dunia-akhirat layaknya surga adalah impian setiap insan yang berumah tangga. Keluarga yang bahagia tentu memerlukan proses dan pembelajaran yang panjang. Melewati berbagai tahapan-tahapan kehidupan yang melelahkan sekaligus menguatkan sebuah ikatan. Komitmen, niat, kebersamaan kesatuan pandangan, merupakan bekalyang niscaya harus dimiliki anggota keluarga


Bekal Memiliki Keluarga Bahagia


Islam memerintahkan agar manusia yang menikah hendaknya mengurus keluarganya, agar tercipta rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Setiap pasangan suami istri tentu mendambakan hal itu. Hanya saja, banyak pasangan pesimistis, apakah mampu mewujudkan keluarga ideal seperti itu? Dalam sebuah kehidupan berkeluarga yang terbina dengan baik setiap anggotanya akan saling memperhatikan satu sama lain, berkeinginan untuk selalu berbagi dan bersama dalam suka dan duka.


Setidaknya, ada tiga bekal yang dapat dijadikan landasan untuk membentuk sebuah keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Pertama, persiapan secara spiritual (ruhiyah). Kedua, ilmu untuk mencapai keluarga sakinah yang bisa diperoleh dari buku-buku bacaan atau konsultasi. Ketiga, persiapan fisik (jasad). Kualitas spiritual yang baik diperlukan dalam menghadapai setiap permasalahan yang melanda biduk rumah tangga. Bekal ilmu sebagai landasan dalam menjalankan peran dan fungsi setiap anggota keluarga dalam hidup keseharian. Dan fisik yang sehat sebagai penunjang dalam menjalani kehidupan berumah tangga.


Tips Membangun Keluarga Bahagia


Banyak sekali cara bagaimana membangun dan menggapai keluarga yang bahagia. Setiap keluarga pasti memiliki caranya sendiri. Masing-masing memiliki jalan yang sesuai dengan karakter dan latarbelakang keluarga. Secara umum, berikut ini langkah-langkah membangun keluarga yang bahagia.


1. Menjadikan keluarga sebagai prioritas utama.


Setiap anggota keluarga harus tahu bahwa mereka memiliki prioritas di atas orang-orang di luar keluarga. Kepentingan dan keselamatan keluarga harus diutamakan dan didahulukan. Setiap keputusan harus memprioritaskan keluarga. Ketika permasalahan melanda, keutuhan keluarga haruslah dijadikan perhatian utama. Pekerjaan, karier, dan kepentingan lain harus dilandaskan pada kepentingan keluarga. Ini semacam komitmen membangun kepercayaan dan kesetiaan dalam keluarga.


2. Menghabiskan waktu bersama keluarga.


Menghabiskan waktu bersama anggota keluarga menunjukkan kesungguhan komitmen bahwa keluarga adalah orang-orang yang berharga dalam kehidupan. Kita sering mendengar orang berkomentar bahwa bukan kuantitas, tetapi kualitas waktulah yang sangat penting. Namun ternyata tidak semua keluarga memiliki masalah pada kualitas. Mereka juga membutuhkan kuantitas. seperti halnya kualitas agar terbangun hubungan yang abadi. Idealnya adalah kualitas dan kuantitas waktu bersama keluarga memiliki bobot yang sama.


3. Bekerjasama dalam memecahkan masalah.


Tidak ada keluarga tanpa konflik. Bekerja sama dalam keluarga menghadapi konflik dan krisis akan menghasilkan penyelesaian yang mengagumkan. Kekompakan dalam mencari penyelesaian akan memperkuat ikatan di dalam keluarga. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing harus menjadi bekal dalam menghadapi permasalahan yang terjadi pada keluarga. Permasalahan satu anggota keluarga merupakan beban yang harus diselesaikan bersama. Saling bantu-membantu keluar dari permasalahan keluarga.


4. Menghargai seluruh anggota keluarga.


Sebagai orang tua kita perlu menegaskan nilai dari setiap anggota keluarga. Betapa masing-masing mereka adalah pribadi unik dengan segala kelebihan yang mereka miliki. Mereka sepatutnya dihargai sebagai manusia yang istimewa dalam pandangan keluarga. Ekspresi dari penghargaan yang tulus ini akan memperkuat hubungan keluarga. Setiap anggota keluarga harus memainkan peran masing-masing sesuai fungsinya. Memberi kepercayaan kepada masing-masing anggota keluarga. Dengan saling menghargai akan tumbuh rasa kasih dan saying diantara anggota keluarga. Berujung pada keluarga yang bahagia.


Itulah 4 tips singkat membentuk keluarga yang bahagia. Membentuk keluarga yang bahagia dunia akherat bukanlah kemustahilan. Pasti kita bisa mewujudkannya. Yuks kita ingat-ingat lagi nasehat ketika di awal kita membentuk keluarga. Semoga keluarga kita menjadi keluarga yang bahagia sakinah, mawaddah wa rahmah. Aamin.


Oleh: Khoirin Nida, S.Si - Mompreneur tinggal di www.annidafashion.com

Versi cetak


Berita Terkait


Visitors :3712167 Visitor
Hits :4334832 hits
Month :3460 Users
Today : 531 Users
Online : 16 Users




Sekolah Tahfidz


Sekolah Para Juara








Hubungi Kami

Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya, Telp. 031-5928587

Testimonials

  • Soraya Pambudi

    anggada121212@gmail.com

    Surabaya Timur Pakuwon

    Pada 23-Aug-2019


    Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh. Mohon informasi pendaftaran sekolah untuk tahun ajaran 2020/2021. Mohon maaf apakah sekolah ini mempunyai program kelas internasional? Maksudnya apakah menerima siswa berwarganegaraan Asing?

  • Noer amelia

    Noeramelia@yahoo.com

    Surabaya

    Pada 14-Sep-2018


    Assalamualaikum...untuk biaya pendaftaran th 2019 belum ada y?apakah untuk masud sdit al hakim harus sudah lancar membaca???mohon infonya dan terima kasih

  • Aisya Adhila Hania Haq

    alhaq165@gmail.com

    Surabaya

    Pada 11-Feb-2017


    Sekolah di SD Integral Luqman Al-Hakim Memberikan saya kesan yang mendalam dalam menimba ilmu, ketulusan para ustadz dan ustadzah dalam mendampingi kami dalam interaksi dengan ilmu dan budaya ilmu sungguh membuat kami percaya bahwa SD Luqman Al-Hakim memang rujukan pendidikan dasar untuk generasi islam yang lebih berakhlaq dan berprestasi